PAKET OUTBOUND dan FUN GAME

  1. Fun Game 90 menit
  2. Outbound 3 Jam
  3. Outbound Oneday
  4. Outbound plus Arung Jeram
  5. Outbound plus Paintball
  6. Outbound plus VW Tour
  7. Motivasi

OUTBOUND VS FUN GAME

Seringkali kita bingung, tidak tahu atau bahkan acuh dengan yang namanya outbound. Setiap game di luar ruang disebut outbound. Yang penting meriah dan heboh. Dimana perbedaannya?

Kita akan bahas melalui pendekatan tujuan dan impact yang didapatkan oleh peserta.

Fire walk outbound

Fun Game

Tujuan utama dari fun game adalah membangun SOSIABILITAS. Peserta yang tadinya tidak kenal menjadi kenal, yang tadinya belum akrab menjadi akrab. Interaksi yang terbangun adalah aspek sosial. Haha hihi. Desain game pun tidak mengukur pada kinerja, tetapi lebih kearah seru dan lucu saja. Jangan harap ada perubahan mindset dan sikap. Sistematika berpikir tidak akan terbentuk. Game hanya menyajikan satu periode berpikir, instan dan sederhana. Ratusan orang peserta bisa dipimpin oleh satu atau dua fasilitator. Dinamika psikologis akan cenderung diabaikan. Karena game tidak sistemik, maka akan susah untuk dibahas pada saat post game. Apabila peserta ditanya maka jawaban akan berkisar pada common sense saja, misalnya seru, kompak, kerjasama, lucu dan istilah sederhana lain.

Outbound Training

Perbedaan dimulai dari pra kegiatan, dimana membutuhkan assesmen berupa wawancara, tes inventori, pernyataan pimpinan dan data pendukung. Inilah yang menjadi base line atau titik start dari kegiatan outbound. Kondisi awal peserta harus diketahui agar bisa dirancang sebuah treatment yang sesuai untuk perubahan sikap, mindset dan berujung pada perubahan behavior atau perilaku.

Materi, kurikulum dan silabus disusun oleh tim ahli pelatihan eksperimen agar sesuai dengan baseline. Membutuhkan simulasi yang sop, proses, evaluasi dan urutan mendekati situasi di pekerjaan sehari-hari peserta. Fase gagal-bangkit akan ditemui sehingga menguatkan konsep berpikir. Reward dan punishment diperlukan sesuai dengan realita pekerjaan. Sistematika simulasi mengandung unsur evaluasi yang ilmiah, terhubung satu sama lain dan terpimpin. Ide ide dan gagasan harus muncul dan bervariasi. Pertentangan ide harus muncul sebagai bagian dari pengambilan keputusan.

Simulasi outbound seharusnya mempunyai target yang mudah dipahami oleh semua level kecerdasan peserta. Target hendaknya merupakan capaian kolektif semua peserta dan bersifat partisipatif. Jika seorang gagal maka akan menggagalkan tim kerja.

Simulasi juga harus memunculkan peran pemimpin. Jika pemimpin belum efektif, simulasi akan gagal. Pemimpin informal, potensial, bisa muncul tanpa diduga akibat berhentinya sebuah proses.

Simulasi yang ilmiah juga akan terhubung dan koheren dengan teori organisasi yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan.

Dari sisi dinamika psikologis, simulasi outbound yang baik mempunyai gradasi kejiwaan peserta, semakin lama peserta akan tertantang dan terlibat aktif mensukseskan timnya.

Jadi harus outbound atau fun game? Tergantung dari tujuan acara dan budget organisasi.

#outboundmagelang #outboundjogja #fungamejogja #capacitybuilding #outboundpantaijogja

14total visits,2visits today